Rektor Unud Lantik 213 Pejabat dalam Struktur PTN-BH

Memperkuat tata kelola dan kapasitas kelembagaan, sekaligus mendorong perguruan tinggi yang unggul, mandiri, berbudaya, dan semakin berdampak bagi masyarakat.

By Manah Bali
| October 1, 2026

Acara pelantikan pejabat dalam struktur PTN-BH di Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Jimbaran, Kamis (1/10/2026). - Manah Bali

Setelah ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), Universitas Udayana (Unud) memperkuat langkah transformasi kelembagaan melalui pelantikan jajaran pejabat dalam struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru. Rektor melantik 213 pejabat dari 22 unit kerja di lingkungan Unud di Auditorium Widya Sabha, Kampus Jimbaran, Kamis (1/10/2026).

Para pejabat yang dilantik mencakup jajaran Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Direktur Direktorat, Kepala Satuan dan Badan, pimpinan fakultas, hingga pejabat pada berbagai unit kerja pendukung.

Rektor Unud Prof I Ketut Sudarsana menegaskan pelantikan bukan sekadar pengisian jabatan struktural, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam mengawal transformasi Unud sebagai PTN-BH.

Pelantikan 213 pejabat dalam struktur organisasi baru ini menjadi bagian dari langkah Unud dalam memperkuat tata kelola dan kapasitas kelembagaan, sekaligus mendorong perguruan tinggi yang unggul, mandiri, berbudaya, dan semakin berdampak bagi masyarakat.

“Perubahan status menjadi PTN-BH memberikan ruang otonomi yang lebih luas untuk mengembangkan tata kelola, meningkatkan kualitas akademik, memperkuat riset dan inovasi, serta membangun kolaborasi global. Namun, otonomi bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan empat arahan utama kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, kepemimpinan harus berorientasi pada kinerja dan hasil dengan menerjemahkan visi universitas ke dalam program kerja konkret yang memberikan dampak bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat.

Kedua, penguatan kolaborasi tanpa ego sektoral dengan membangun sinergi antarsatuan kerja sebagai satu ekosistem universitas. Ketiga, menjaga integritas dan akuntabilitas melalui transparansi, konsistensi, serta keteladanan dalam menjalankan amanah. Keempat, mendorong inovasi dan keberanian melakukan pembaruan dengan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial (AI), serta dinamika pendidikan tinggi di era global.

Sejalan dengan transformasi tersebut, Rektor mengingatkan agar pengembangan Unud tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal Bali dan falsafah Tri Hita Karana. Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan institusi, hubungan antarmanusia, dan keberlanjutan lingkungan.

“Transformasi kelembagaan harus tetap memiliki akar yang kuat. Kemajuan dan daya saing internasional perlu berjalan selaras dengan nilai-nilai yang menjadi jati diri Universitas Udayana,” ujar Prof Sudarsana.

Pada kesempatan tersebut, Prof Sudarsana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat pada periode sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusinya dalam mendukung kemajuan Universitas Udayana.

Artikel lainnya

Transform Your Space with Perfect Curtains

Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.

[njwa_button id="1161"]
Social Media

© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.

menucross-circle