Masuk Hari ke-8, Empat Penumpang KMP Putri Yasmin Belum Ditemukan

Satu orang penumpang yang sebelumnya disebut belum ditemukan, telah dikonfirmasi selamat karena menaiki kapal yang berbeda.

By Manah Bali
| August 19, 2026

Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan, pada Rabu (19/8/2026). - Istimewa

Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan pasca terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.

Empat penumpang belum ditemukan sampai masa perpanjangan hari ke-8, Rabu (19/8/2026), yakni ​Yasir Arafat (37) asal Mataram, Selvina Rambu Mayi (28) asal Sumba,I Made Sutarjana (55) asal Denpasar, dan Slamet Yulianto (41) asal Denpasar.

Sementara satu orang penumpang yang sebelumnya disebut belum ditemukan, telah dikonfirmasi selamat karena menaiki kapal yang berbeda. I Ratu Agung Ayu Sekar (21), sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin sehingga tercatat di manifes. Namun, karena dia merubah rencana dan berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain dan telah tiba dengan selamat di Mataram.

Kantor SAR Mataram membagi kekuatan operasional ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan strategi matra darat, laut, dan udara.

Kepala Kantor SAR Mataram selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa pembagian SRU pada hari ke-8 ini dirancang secara spesifik untuk memaksimalkan penyisiran di titik-titik yang telah dipetakan.

Pihaknya membagi operasi ke dalam tiga SRU agar penyisiran lebih terfokus. SRU 1 melakukan penyisiran di pulau-pulau kecil sekitar wilayah Sekotong menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB). SRU 2 melaksanakan pemantauan darat dan udara menggunakan drone thermal di wilayah Belongas, Buwun Mas, Orong Bukal, sekaligus menyisir garis pantai dari Kuta, Lombok Tengah ke arah barat.

Sementara SRU 3 dikerahkan melalui udara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali dari Bali untuk menyisir perairan selatan Bali hingga Lombok dengan personel Kantor SAR Denpasar turut on board.

Selain pengerahan alat utama (alut) tersebut di lapangan, Hariyadi menambahkan bahwa pihaknya tetap memperkuat langkah preventif dan persuasif melalui koordinasi lintas sektoral.

"Kami juga terus mengoptimalkan penyebaran informasi kepada kapal-kapal yang melintas bekerja sama dengan VTS Lembar, serta menggandeng para nelayan dan warga pesisir untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban," tegas Hariyadi.

Dengan pengerahan taktik yang komprehensif di hari ke-8 ini, Tim SAR gabungan berharap seluruh sisa korban dapat segera ditemukan.

Artikel lainnya

Transform Your Space with Perfect Curtains

Maximize your space, with charming light and stunning curtain arches and Experience a space that provides tranquility.

[njwa_button id="1161"]
Social Media

© Copyright Manah Bali. All Rights Reserved.

menucross-circle